Kasirnesia

Panduan Kasir

Cara Jualan di Shopee untuk Pemilik Toko Fisik: Panduan Lengkap

Cara jualan di Shopee untuk pemilik toko fisik: buka akun penjual, unggah produk, jenis biaya Shopee, gratis ongkir, dan cara cegah stok terjual dua kali.

19 menit baca
Cara Jualan di Shopee untuk Pemilik Toko Fisik: Panduan Lengkap

Cara jualan di Shopee untuk pemilik toko fisik dimulai dari membuat akun penjual, mengunggah produk dengan judul dan foto yang benar, mengaktifkan jasa kirim, lalu memutuskan satu hal yang jarang dibahas tutorial mana pun, yaitu bagaimana stok di rak toko Anda dan stok di etalase Shopee tetap sinkron setiap hari. Bagian terakhir itu yang paling sering bikin pemilik toko menyesal, bukan langkah pendaftarannya.

Panduan ini ditulis untuk Anda yang sudah punya toko, sudah punya barang, dan sudah punya pelanggan yang datang langsung. Kondisi Anda berbeda dengan orang yang mulai berjualan dari nol tanpa persediaan. Anda tidak sedang mencari produk untuk dijual. Anda sedang menambah satu kanal penjualan di atas operasional yang sudah berjalan, dan itu berarti dua sistem harus hidup berdampingan tanpa saling menabrak.

Daftar Isi

  1. Membuka Akun Penjual Shopee dan Menyiapkan Data Toko
  2. Cara Mengunggah Produk yang Benar dari Judul sampai Stok
  3. Jenis Biaya yang Dipotong Shopee dari Setiap Pesanan Selesai
  4. Program Gratis Ongkir XTRA dan Pengaturan Pengiriman Toko
  5. Masalah Sinkron Stok yang Membuat Satu Barang Terjual Dua Kali
  6. Cara Menangani Sinkron Stok Toko Fisik dan Shopee Secara Operasional
  7. Menetapkan Harga Online Tanpa Merusak Harga di Toko Fisik
  8. FAQ: Pertanyaan Umum seputar Cara Jualan di Shopee

Membuka Akun Penjual Shopee dan Menyiapkan Data Toko

Langkah pembuatan akunnya sendiri ringkas. Halaman resmi Seller Education Hub Shopee berjudul Daftar dan Buat Akun Toko di Shopee menyebutkan Anda cukup mengunduh aplikasi Shopee melalui Google Play Store atau App Store dengan handphone Anda, atau mengakses situs Shopee melalui komputer dan laptop, lalu mendaftarkan akun. Anda juga bisa membuka toko online lewat Seller Centre, versi desktop yang jauh lebih nyaman kalau produk Anda banyak.

Yang perlu disiapkan sebelum menekan tombol daftar bukan dokumen legal yang rumit, melainkan hal-hal operasional. Siapkan nomor HP aktif yang benar-benar Anda pegang, alamat email yang rutin dibuka, dan rekening bank untuk pencairan dana. Siapkan juga alamat toko yang persis, termasuk patokan yang jelas, karena alamat inilah yang akan dipakai kurir saat menjemput paket. Alamat yang asal tulis adalah penyebab paling umum kurir gagal pickup di minggu-minggu pertama.

Satu hal yang sering diabaikan pemilik toko fisik, tentukan sejak awal siapa yang bertanggung jawab memegang akun penjual. Kalau tiga orang sama-sama bisa masuk dan mengubah harga atau stok dari HP masing-masing, Anda sedang menyiapkan kekacauan data sebelum pesanan pertama masuk. Tunjuk satu orang sebagai pemegang akun utama, lalu berikan akses tambahan hanya bila memang dibutuhkan.

Poin Penting: Sebelum mengunggah produk pertama, foto ulang dulu barang-barang andalan Anda dengan pencahayaan yang layak. Etalase Shopee dinilai pembeli dalam hitungan detik dari foto sampul, dan mengganti foto puluhan produk beberapa minggu kemudian jauh lebih melelahkan daripada memotretnya sekali dengan benar di awal.

Cara Mengunggah Produk yang Benar dari Judul sampai Stok

Halaman resmi Meng-upload Daftar Produk di Seller Education Hub menjelaskan bahwa penambahan produk dilakukan lewat halaman Produk Saya, lalu pilih Tambah Produk Baru. Bagian Informasi Produk terdiri dari foto produk dengan sampul foto wajib, video produk, nama produk yang wajib, deskripsi produk yang wajib, dan kategori yang wajib.

Untuk foto, halaman yang sama menyebutkan Anda dapat mengunggah hingga 9 foto produk termasuk foto sampul, dengan ukuran maksimal 2MB per foto, resolusi maksimal 1280x1280px, dan format JPG, PNG, atau JPEG. Untuk video, ukurannya maksimal 30MB dengan durasi 10 sampai 60 detik dalam format MP4. Foto pada urutan pertama otomatis menjadi foto sampul produk Anda.

Soal nama produk, Shopee memberi ketentuan penamaan yang lugas, yaitu Merek ditambah Tipe dan Spesifikasi ditambah Model. Halaman resminya juga meminta Anda menghindari penggunaan semua huruf kapital, simbol yang tidak penting, dan kata kunci spam. Ini penting untuk pemilik toko fisik, karena kebiasaan menulis nama barang di kasir biasanya singkat dan penuh singkatan internal seperti "Kripik Pdas Bsr". Nama seperti itu tidak akan ditemukan pembeli di kolom pencarian Shopee.

Bagian Informasi Penjualan berisi Variasi yang sifatnya opsional, Harga yang wajib, dan Stok yang wajib. Menurut halaman resminya, setiap produk dapat memiliki hingga dua tipe variasi, misalnya kaos dengan warna dan ukuran berbeda, atau handphone dengan kapasitas memori dan warna berbeda. Kalau Anda mengaktifkan variasi, harga dan stok diatur per opsi variasi, bukan satu angka untuk seluruh produk.

Di titik variasi inilah pemilik toko fisik paling sering tergelincir. Satu produk dengan dua tipe variasi, misalnya 4 warna dikali 3 ukuran, berarti 12 baris stok yang harus Anda jaga terpisah. Kasir toko biasanya hanya mencatat "kaos polos" sebagai satu item, sehingga tidak ada yang tahu warna hitam ukuran L sudah habis sampai pesanan Shopee masuk. Kalau penomoran barang Anda belum rapi, menyeragamkan kode produk lebih dulu akan menghemat banyak waktu, dan panduan barcode produk bisa jadi titik mulai yang praktis.

Soal stok, halaman resmi Shopee menyatakan stok adalah jumlah produk yang tersedia di toko Anda yang ditampilkan kepada pembeli di halaman produk, dan meminta Anda memastikan jumlah stok yang ditampilkan adalah jumlah yang sesungguhnya untuk menghindari masuknya pesanan yang melebihi jumlah stok. Kalimat itu terdengar sederhana, tapi justru di situ letak seluruh masalah yang dibahas di bagian berikutnya artikel ini.

Jenis Biaya yang Dipotong Shopee dari Setiap Pesanan Selesai

Halaman resmi Jenis Biaya untuk Berjualan di Shopee merinci lima kelompok biaya yang dapat dikenakan kepada penjual. Semua biaya ini dipotong otomatis saat dana hasil penjualan dilepaskan ke Saldo Penjual, bukan ditagih terpisah, jadi Anda tidak akan melihatnya sebagai tagihan bulanan.

Jenis BiayaDikenakan kepadaBesaran menurut halaman resmi Shopee
Biaya AdministrasiPenjual Non-Star yang sudah melewati ambang tertentu, Penjual Star/Star+, dan Penjual Shopee MallPersentase dari harga produk setelah diskon yang ditanggung penjual, besarannya berbeda per kategori produk
Biaya PembayaranKhusus Penjual Shopee Mall1,8% dengan batas maksimum Rp50.000 per kuantitas produk
Biaya LayananPenjual yang ikut program opsional (Promo XTRA, Gratis Ongkir XTRA, Shopee Live XTRA)Persentase per program dan kategori, dengan batas maksimum per kuantitas produk
Biaya Proses PesananSemua penjualRp1.250 untuk setiap transaksi terselesaikan
Biaya Layanan Produk Pre-orderProduk pre-order aktif pada kategori tertentu3% per kuantitas produk pre-order aktif

Untuk Biaya Administrasi, halaman resmi Biaya Administrasi Penjual Shopee menuliskan rumusnya sebagai harga asli produk dikurangi diskon produk dan atau voucher diskon yang ditanggung penjual, lalu dikalikan persentase yang berlaku untuk kategori produk tersebut. Deretan persentase yang tercantum untuk Penjual Non-Star dan Star/Star+ adalah 10,00 persen, 9,50 persen, 9,00 persen, 8,25 persen, 6,75 persen, 6,50 persen, 5,25 persen, 4,25 persen, dan 2,50 persen. Angka 10,00 persen itu sendiri disebut Shopee sebagai 20 persen lebih rendah dari biaya administrasi dasar sebesar 12,50 persen.

Kabar baik untuk toko yang baru bergabung, biaya administrasi tidak langsung berjalan. Halaman resminya menyebutkan Biaya Administrasi Non-Star dikenakan kepada penjual yang telah menyelesaikan lebih dari 50 pesanan terselesaikan sejak bergabung di Shopee, atau 6 bulan (180 hari) sejak penjual mengunggah produk pertama kali. Sebelum salah satu batas itu tercapai, penjual mendapatkan pembebasan biaya administrasi.

Perhatikan juga definisi "pesanan selesai" yang dipakai Shopee. Menurut halaman FAQ Biaya untuk Berjualan di Shopee, pesanan selesai mengacu pada pesanan yang telah terselesaikan dan pembeli telah mengklik Pesanan Selesai di halaman Rincian Pesanan. Pesanan yang dibatalkan, sedang dalam proses pengembalian barang atau dana, atau masih dalam pengiriman, tidak termasuk kategori itu. Artinya biaya baru mengikat setelah transaksi benar-benar tuntas.

Poin Penting: Besaran persentase biaya administrasi berbeda per sub-kategori produk dan bisa berubah sewaktu-waktu. Jangan pernah menyalin angka dari artikel mana pun, termasuk artikel ini, sebagai dasar perhitungan margin jangka panjang. Buka halaman Rincian Biaya Penjual Shopee per Kategori Produk di Seller Education Hub untuk kategori spesifik barang Anda, lalu catat tanggal Anda mengeceknya.

Program Gratis Ongkir XTRA dan Pengaturan Pengiriman Toko

Gratis Ongkir XTRA, sering disingkat GOX, adalah program opsional yang menurut halaman resminya memberikan kesempatan bagi penjual untuk menawarkan promosi gratis ongkir kepada pembeli. Imbalannya berupa label Gratis Ongkir XTRA di produk, tampilan tambahan di halaman Gratis Ongkir & Voucher, serta di halaman Keranjang Saya. Konsekuensinya, penjual yang tergabung dikenakan Biaya Layanan.

Halaman resmi Program Opsional Gratis Ongkir XTRA mencantumkan bahwa mulai 2 Mei 2026, biaya layanan GOX untuk produk ukuran biasa berkisar dari 1,00 persen untuk kategori A sampai 8,00 persen untuk kategori H, dengan batas maksimum Rp40.000 per kuantitas produk. Produk ukuran khusus punya persentase yang lebih tinggi. Catatan penting yang mudah terlewat, biaya layanan ini dikenakan untuk semua pesanan yang terselesaikan, baik yang menggunakan voucher Gratis Ongkir XTRA maupun tidak.

Sama seperti biaya administrasi, ada masa bebas biaya. Halaman resminya menyebutkan penjual dengan 500 pesanan pertama terselesaikan sejak bergabung di Shopee, atau 6 bulan (180 hari) sejak mengunggah produk pertama kali, dapat menikmati bebas biaya layanan Gratis Ongkir XTRA. Biaya mulai berlaku setelah salah satu dari dua ketentuan itu tercapai lebih dulu.

Syarat teknis ikut GOX juga menyentuh pengaturan pengiriman Anda. Halaman resminya mensyaratkan penjual mengaktifkan minimal satu dari daftar jasa kirim yang mendukung program tersebut, yang mencakup layanan Reguler, Instant, Same Day, dan Hemat Kargo dari berbagai penyedia. Tanpa itu, voucher gratis ongkir tidak muncul untuk pembeli Anda.

Di sisi pengaturan toko, halaman Mengatur Jasa Kirim menjelaskan ada beberapa hal yang perlu Anda atur, yaitu pengaturan alamat, jasa kirim, dokumen pengiriman, jam operasional, asuransi pengiriman, dan Program Hemat Biaya Kirim. Fitur Jam Pickup oleh Kurir untuk layanan selain Instant memungkinkan Anda menentukan kapan kurir boleh datang, dengan ketentuan minimum durasi 4 jam per hari dan rentang jam pukul 09.00 sampai 23.00 WIB. Untuk Penjual Non-Star, hari pickup Senin sampai Jumat bersifat wajib, sementara Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional bersifat opsional.

Sesuaikan jam pickup itu dengan ritme toko Anda yang sebenarnya. Kalau toko Anda paling ramai pukul 11 sampai 14, jangan menaruh jendela pickup di jam itu, karena kasir yang sedang melayani antrean panjang tidak akan sempat menyiapkan paket dan menyerahkannya ke kurir.

Masalah Sinkron Stok yang Membuat Satu Barang Terjual Dua Kali

Inilah bagian yang membedakan pemilik toko fisik dari penjual online murni, dan inilah alasan artikel ini ditulis. Bayangkan skenario yang terjadi hampir setiap minggu di toko kelontong dan butik kecil. Pukul 09.40 seorang pembeli di Shopee memesan satu unit barang yang tinggal satu di rak Anda. Anda tidak membuka aplikasi karena sedang melayani pembeli di depan. Pukul 11.15 barang yang sama dibeli pelanggan yang datang langsung dan dibayar tunai di kasir. Pukul 16.00 Anda baru membuka Seller Centre dan menyadari ada pesanan yang tidak bisa Anda penuhi.

Penyebabnya bukan kelalaian satu orang, melainkan struktur. Ada dua catatan stok yang berdiri sendiri, satu di aplikasi kasir toko Anda dan satu di Seller Centre Shopee, dan keduanya tidak saling memberi tahu apa pun. Setiap penjualan di salah satu sisi menciptakan selisih yang tidak terlihat sampai ada yang mengeceknya secara manual.

Ada empat pemicu yang membuat selisih itu membesar. Pertama, jeda waktu antara pesanan masuk dan Anda membukanya, yang di jam ramai bisa berjam-jam. Kedua, barang pesanan Shopee secara fisik masih berdiri di rak yang sama dengan barang untuk pembeli langsung, sehingga siapa pun bisa mengambilnya. Ketiga, produk bervariasi yang stoknya dicatat per varian di Shopee tapi dicatat sebagai satu item di toko. Keempat, kebiasaan memperbarui stok hanya saat tutup toko, yang berarti seharian penuh angka di Shopee adalah angka kemarin.

Akibatnya tidak berhenti pada satu pembeli yang kecewa. Halaman resmi Sistem & Ketentuan Poin Penalti mendefinisikan Tingkat Pesanan Tidak Terselesaikan sebagai persentase pesanan dari total pesanan yang dibatalkan atau dikembalikan dalam 7 hari karena kesalahan penjual. Halaman yang sama mencantumkan bahwa Tingkat Pesanan Tidak Terselesaikan lebih besar atau sama dengan 10 persen dari jumlah pesanan dalam 7 hari terakhir berbuah 1 Poin Penalti, dan angkanya naik pada tingkat pelanggaran yang lebih tinggi. Performa toko dievaluasi setiap minggu dan hasilnya keluar setiap hari Senin.

Untuk toko kecil, ambang 10 persen itu mudah tersentuh. Kalau dalam seminggu Anda hanya menerima 20 pesanan, cukup 2 pembatalan karena stok habis untuk menyentuh batas tersebut. Ini yang membuat masalah sinkron stok bukan sekadar urusan kerapian pembukuan, melainkan urusan kesehatan akun Shopee Anda.

Cara Menangani Sinkron Stok Toko Fisik dan Shopee Secara Operasional

Selama Anda belum memakai sistem yang menyatukan keduanya, jangan berharap masalah ini hilang sendiri. Yang bisa Anda lakukan adalah menekan peluangnya sampai sekecil mungkin dengan tiga kebiasaan operasional. Ketiganya tidak butuh alat mahal, tapi butuh disiplin.

Pertama, tetapkan satu sumber kebenaran stok. Pilih satu sistem sebagai acuan resmi, dan untuk toko fisik hampir selalu jawabannya adalah catatan kasir toko, karena di situlah barang benar-benar berpindah tangan paling sering. Shopee mengikuti angka itu, bukan sebaliknya. Kalau Anda belum punya catatan stok yang bisa dipercaya, mulai dari yang paling sederhana lebih dulu, misalnya format kartu stok per produk, sebelum naik ke aplikasi stok barang yang mencatat masuk dan keluar otomatis dari transaksi kasir.

Kedua, sisihkan stok buffer dan jangan tayangkan seluruh persediaan. Ini kebiasaan paling efektif dan paling sering diabaikan. Kalau Anda punya 12 unit di rak, jangan tulis 12 di Shopee. Tulis angka yang sudah Anda alokasikan khusus untuk online, lalu simpan sisanya di tempat terpisah. Semakin cepat barang itu laku di toko dan semakin jarang Anda memperbarui stok, semakin besar buffer yang perlu Anda ambil.

Karakter ProdukContohFrekuensi Update StokSaran Porsi yang Ditayangkan di Shopee
Laris di toko, cepat habisCamilan populer, sembako harian2 sampai 3 kali sehariPorsi kecil dari total stok, dengan sisa disimpan terpisah
Permintaan sedang, stabilPerlengkapan rumah tangga1 kali sehari saat tutup tokoPorsi sedang, sisakan cadangan untuk pembeli langsung
Jarang laku di tokoBarang musiman, ukuran tidak umum2 sampai 3 kali semingguBoleh mendekati seluruh stok karena risiko tabrakan kecil

Ketiga, buat jadwal update stok yang tetap, bukan "kalau ingat". Jadwal tetap membuat selisih maksimal bisa diperkirakan. Kalau Anda memperbarui stok tiga kali sehari saat buka, siang, dan tutup, artinya selisih terburuk hanya sepanjang satu jendela waktu, bukan sepanjang minggu. Tambahkan satu kegiatan bulanan berupa penghitungan fisik menyeluruh. Halaman resmi Mengelola Stok Produk dari Shopee sendiri menyarankan stok opnam dilakukan sebulan sekali agar pergerakan stok terpantau optimal, dan menyediakan cara mengunduh file Informasi Penjualan dari Seller Centre untuk dicocokkan dengan hitungan fisik di gudang.

Ada satu langkah tambahan yang sederhana tapi berdampak besar, yaitu memisahkan barang secara fisik. Sediakan satu rak, satu keranjang, atau satu kardus bertuliskan "stok Shopee" yang tidak boleh diambil kasir untuk pembeli langsung. Cara ini menghilangkan sebagian besar tabrakan tanpa perlu teknologi apa pun, dan efektif terutama untuk barang laris yang jadi rebutan dua kanal.

Pro Tip: Catat setiap pembatalan yang terjadi karena stok habis, lengkap dengan nama produk dan tanggalnya. Setelah sebulan, Anda akan melihat pola yang jelas, biasanya masalahnya menumpuk di tiga sampai lima produk yang sama. Perbaiki buffer dan jadwal update untuk produk-produk itu dulu, jangan menyeragamkan aturan untuk seluruh katalog sekaligus.

Setelah stok terkendali, langkah berikutnya adalah menyatukan angka penjualannya. Penjualan Shopee dan penjualan kasir toko sebaiknya masuk ke satu rekap yang sama supaya Anda tahu berapa omzet hari itu tanpa membuka dua aplikasi. Format praktis untuk rekap harian usaha kecil sudah kami bahas terpisah di panduan laporan penjualan harian.

Menetapkan Harga Online Tanpa Merusak Harga di Toko Fisik

Sekarang bagian yang menentukan apakah tambahan kanal ini membantu atau menggerus keuntungan Anda. Kesalahan paling umum pemilik toko fisik adalah menyalin harga rak apa adanya ke Shopee, lalu kaget saat dana yang masuk lebih kecil dari yang dibayangkan. Potongan platform itu nyata dan berlapis.

Mari kita lihat contoh ilustrasi berikut. Angka biaya administrasi yang dipakai adalah 10,00 persen, mengacu pada halaman resmi Rincian Biaya Penjual Shopee per Kategori Produk yang mencantumkan tarif tersebut untuk kategori Makanan Ringan seperti biskuit, kue, wafer, keripik, dan kerupuk bagi Penjual Non-Star serta Star/Star+. Persentase Biaya Layanan Gratis Ongkir XTRA yang dipakai adalah 3,50 persen, salah satu tarif kategori produk ukuran biasa dalam daftar resmi GOX. Kategori produk Anda bisa berbeda, jadi hitung ulang dengan tarif Anda sendiri.

Komponen (contoh ilustrasi)Harga Sama dengan TokoHarga Online Disesuaikan
Harga tayang di ShopeeRp100.000Rp117.000
Biaya administrasi 10,00%Rp10.000Rp11.700
Biaya layanan Gratis Ongkir XTRA 3,50%Rp3.500Rp4.095
Biaya proses pesananRp1.250Rp1.250
Total potonganRp14.750Rp17.045
Dana yang masukRp85.250Rp99.955
Harga pokok barang (asumsi)Rp80.000Rp80.000
Sisa untuk AndaRp5.250Rp19.955

Bacaannya begini. Kalau Anda menjual barang dengan harga pokok Rp80.000 dan biasa menjualnya Rp100.000 di toko, keuntungan kotor Anda di toko adalah Rp20.000. Menayangkan harga yang sama persis di Shopee menyisakan sekitar Rp5.250 sebelum menghitung kemasan, lakban, dan waktu Anda mengemas. Untuk menjaga keuntungan kotor yang setara, harga tayangnya perlu dinaikkan ke kisaran Rp117.000. Sekali lagi, ini contoh ilustrasi, bukan angka yang berlaku untuk semua produk.

Tiga pendekatan yang biasa dipakai pemilik toko untuk menjaga harga tetap masuk akal di dua kanal. Pendekatan pertama, naikkan harga online secukupnya untuk menutup potongan dan biaya kemasan, lalu jelaskan apa adanya kalau ada pelanggan yang bertanya. Selisih yang wajar dan bisa dijelaskan jauh lebih aman daripada selisih besar yang membuat pelanggan merasa dibedakan.

Pendekatan kedua, batasi produk yang ditayangkan online hanya pada barang yang marginnya memang cukup tebal untuk menanggung potongan. Tidak semua produk perlu masuk Shopee. Barang dengan margin tipis lebih baik tetap dijual di toko saja daripada dipaksakan online dan berakhir rugi setelah dipotong.

Pendekatan ketiga, jual paket atau bundel yang tidak identik dengan produk satuan di toko. Paket berisi tiga item dengan kemasan khusus tidak bisa dibandingkan langsung dengan harga satuan di rak, sehingga Anda punya ruang menyesuaikan harga tanpa menimbulkan pertanyaan.

Apa pun pendekatannya, hitung dulu angka dasarnya sebelum memutuskan. Kalau Anda belum pernah menghitung harga jual secara sistematis, mulai dari panduan cara menentukan harga jual, lalu pahami cara membaca persentasenya lewat penjelasan margin. Satu catatan dari halaman resmi Shopee yang perlu Anda ingat saat memasang promo, biaya administrasi dihitung setelah diskon produk dan atau voucher diskon yang ditanggung penjual dikurangkan dari harga asli. Jadi diskon yang Anda tanggung sendiri memang mengecilkan dasar perhitungan biaya administrasi, tapi tetap mengurangi pendapatan Anda lebih dulu.

Terakhir, jangan berharap kanal baru langsung mengubah keadaan. Menambah Shopee di atas toko fisik adalah menambah pekerjaan, dan pekerjaan itu baru terbayar kalau stok, harga, dan pencatatannya rapi sejak awal. Kasirnesia sendiri adalah aplikasi kasir untuk mencatat penjualan dan stok toko Anda, bukan alat yang mendaftarkan atau mengelola akun Shopee. Posisi kami membantu Anda punya satu catatan stok dan satu rekap penjualan yang bisa dipercaya, supaya angka yang Anda tayangkan di Shopee bukan tebakan.

FAQ: Pertanyaan Umum seputar Cara Jualan di Shopee

Apa saja yang perlu disiapkan untuk mulai jualan di Shopee kalau saya sudah punya toko fisik? Menurut halaman resmi Seller Education Hub Shopee, untuk membuat akun Anda cukup mengunduh aplikasi Shopee lewat Google Play Store atau App Store, atau mengakses situs Shopee lewat komputer, lalu mendaftarkan akun. Di luar itu, siapkan daftar produk beserta harga, foto produk yang layak tayang, rekening bank untuk pencairan dana, dan alamat toko yang benar untuk penjemputan kurir. Yang paling sering terlewat justru bukan dokumen, melainkan kesiapan operasional stok antara rak toko dan etalase Shopee.

Biaya apa saja yang dipotong Shopee dari setiap pesanan? Halaman Jenis Biaya untuk Berjualan di Shopee menyebutkan lima kelompok biaya, yaitu Biaya Administrasi, Biaya Pembayaran yang khusus dikenakan ke Penjual Shopee Mall sebesar 1,8 persen dengan batas maksimum Rp50.000 per kuantitas produk, Biaya Layanan untuk penjual yang ikut program opsional seperti Promo XTRA dan Gratis Ongkir XTRA, Biaya Proses Pesanan sebesar Rp1.250 untuk setiap transaksi terselesaikan, dan Biaya Layanan Produk Pre-order sebesar 3 persen per kuantitas produk pre-order aktif. Karena tarif marketplace bisa berubah, cek selalu halaman biaya resmi Shopee terbaru sebelum menyusun harga.

Apakah penjual baru langsung dikenakan biaya administrasi? Tidak langsung. Halaman resmi Biaya Administrasi Penjual Shopee menyebutkan biaya administrasi Non-Star dikenakan setelah penjual menyelesaikan lebih dari 50 pesanan terselesaikan sejak bergabung di Shopee, atau setelah 6 bulan (180 hari) sejak penjual mengunggah produk pertama kali. Sebelum salah satu batas itu tercapai, penjual mendapat pembebasan biaya administrasi. Masa ini sebaiknya Anda pakai untuk menguji alur stok dan pengiriman, bukan untuk memasang harga yang nantinya tidak sanggup menanggung potongan.

Kenapa satu barang bisa terjual dua kali di hari yang sama, di toko dan di Shopee? Karena toko fisik dan Shopee menyimpan catatan stok yang terpisah dan tidak saling bicara. Pesanan Shopee masuk pukul sekian tanpa Anda sadari, sementara barang yang sama masih berdiri di rak dan dibeli pelanggan yang datang langsung. Jeda antara pesanan masuk dan pengecekan aplikasi itulah celahnya. Akibatnya salah satu pesanan harus dibatalkan, dan pembatalan karena kesalahan penjual ikut dihitung dalam Tingkat Pesanan Tidak Terselesaikan yang dievaluasi Shopee setiap minggu.

Berapa banyak stok yang sebaiknya saya sisihkan sebagai buffer untuk Shopee? Tidak ada angka baku, karena bergantung pada kecepatan produk itu terjual di toko dan seberapa sering Anda memperbarui stok. Prinsipnya, semakin jarang Anda memperbarui stok dan semakin cepat barang itu laku di toko, semakin besar buffer yang perlu Anda sisihkan. Cara paling aman untuk barang laris adalah menahan sebagian stok fisik di tempat terpisah dan hanya menayangkan jumlah yang benar-benar dialokasikan untuk online.

Apakah harga di Shopee harus sama persis dengan harga di toko fisik? Tidak harus, dan pada banyak kasus memang sebaiknya berbeda karena setiap pesanan Shopee dipotong biaya administrasi, biaya proses pesanan, dan biaya layanan program yang Anda ikuti. Yang perlu dihindari adalah selisih yang tidak bisa Anda jelaskan ke pelanggan lama. Menaikkan harga online secukupnya untuk menutup potongan platform lebih mudah diterima daripada menjual rugi di Shopee lalu diam-diam menaikkan harga di toko.

Semua angka biaya dan ketentuan program di artikel ini mengacu pada halaman resmi Shopee Seller Education Hub di seller.shopee.co.id/edu saat artikel ini ditulis. Shopee menyatakan berhak mengubah syarat dan ketentuan sewaktu-waktu, jadi cek halaman biaya resmi terbaru sebelum Anda menetapkan harga jual. Kalau ada yang ingin ditanyakan soal merapikan stok dan pencatatan penjualan toko Anda sebelum masuk Shopee, tim Kasirnesia bisa dihubungi lewat WhatsApp di wa.me/6285136212005.

Gratis untuk mulai

Siap berhenti nyatet manual dan mulai jualan lebih rapi?

Coba Kasirnesia gratis, tetap jalan walau internet mati, dan langganan bulanan tanpa setor setahun di muka. Tim kami siap bantu setup lewat WhatsApp.